Cairkan BOP RA via ATM, Ini Pesan Kemenag

PURWOKERTO – Giliran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada Raudhatul Athfal cair mulai Rabu (27/4) kemarin. BOP RA ini cair lebih mudah karena difasilitasi oleh pihak bank berupa ATM Card. “Alhamdulillah, kami tidak harus antri di Bank”, ujar Kepala RA Diponegoro Ajibarang Kulon, Duryatmi usai mencairkan BOP di ATM BRI Ajibarang.

Kendati demikian, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas H Aziz Muslim SAg MPdI melalui Kasi Pendidikan Madrasah H Edi Sungkowo SPd MPd berpesan agar RA melakukan dual controll.

“Karena mudah mencairkan, maka tetap harus dikontrol oleh dua pihak yaitu Kepala RA dan Bendahara. Jangan sampai disalahgunakan”, tegas Edi.

Dari data BRI Ajibarang, RA yang mencairkan melalui ATM baru 14 lembaga. Sedangkan 132 lembaga masih mengambil secara tunai melalui giro. Relationship Manager Dana pada BRI Ajibarang, Gangsar Lestari menjelaskan bahwa BRI Ajibarang baru mengeluarkan 14 ATM. “Kami baru memiliki stok 50 ATM. Insyaalloh usai lebaran akan kami urus 132 ATM, sehingga ke depan RA bisa mengambil dimana saja. Tidak harus ke BRI Ajibarang,” terangnya.

Meski sudah bisa dicairkan, belum semua RA mengambil dana BOP. Tim Manajemen BOP Kemenag Banyumas yang memantau langsung di BRI Ajibarang menerangkan baru 7 (tujuh) kecamatan yang mencairkan. Sisanya akan mencairkan setelah cuti Idul Fitri 1443 H, 10 Mei mendatang. Alasannya karena jauh dari bank. “Akan kami koordinasikan dengan pihak Bank agar yang jauh ini bisa dilayani dengan mobil keliling”, ungkap Edi Sungkowo.

Kemenag Kabupaten Banyumas menerima BOP RA sebanyak 1,7 milyar untuk 5.723 siswa di 146 RA. Setiap siswa mendapatkan bantuan operasional sebesar Rp 300.000,- untuk periode bulan Januari sampai Juni 2022.

BOP RA yang cair sebelum lebaran ini dirasa sangat bermanfaat. “Bisa buat menggaji guru yang tertunda 4 bulan dan mengembalikan dana pinjaman untuk kegiatan kegiatan kemarin”, terang Duryatmi. (akw)

Bagikan :
Translate »