Bimsik Diadakan DI Lima Wilayah Serentak.

Purwokerto : Pemerinta Arab Saudi kembali membuka Pelaksanaan ibadah haji pasca Pandemi Covid 19  di tahun 2022 ini , setelah dua tahun sebelumnya yaitu tahun 2020 dan 2021 mengambil kebijakan untuk menutup pelaksanaan ibadah haji  bagi jamaah di luar negara Arab Saudi.

Pemerinta RI melalui Kementerian Agama mengumumkan Kebijakan pelaksanaan ibadah haji pasca pandemi Covid 19 ini hanya beberapa bulan sebelum pelaksanaan haji setelah pengumuman dari pemerintah Arab Saudi keluar. Dimana Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 100.051 yang terdiri dari 92.825 kuota jemaah haji regular, 7.226 kuota jemaah haji khusus, dan 1.901 kuota petugas.  

Dengan waktu yang sangat pendek mendorong Kemenag Kabupaten Banyumas bergerak cepat dengan melakukan persiapan-persiapan salah satunya dengan pelaksanaan bimbingan manasik haji. Pelaksanaan bimbingan manasik dilakukan oleh kantor Kemenag bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan oleh KUA dari masing-masing jamaah berasal.

Kepala Kantor Kemenag Banyumas Aziz Muslim melalui Kasi PHU Hendro menyampaikan bahwa calon jamaah haji dari kabupaten Banyumas akan terbagi dalam tiga kloter yaitu kloter 28, 29, 30  yang akan diberangkatkan sekitar  tanggal 24 Juni .

“ Di akhir bulan Mei ini ada lima wilayah yang melaksanakan bimbingan manasik haji secara bersamaan selama 4 hari. Yakni wilayah Tambak , Sumpiuh  dan Kemranjen  yang diadakan di Gedung IPHI Kec Kemranjen dengan peserta 46 orang , wilayah Sumbang dan Kembaran yang diadakan gedung PPAI Kembaran  dengan peserta 42 jamaah .”

“ Sedangkan untuk wilayah kota terbagi menjadi dua yaitu  wilayah Purwokerto yang terdiri dari kecamatan Purwokerto Selatan , Purwokerto Timur dan Purwokerto Utara yang diadakan di Kantor Kemenag Banyumas dengan peserta 74  orang. Kemudian wilayah Purwokerto Barat yang diadakan di kantor Kelurahan Rejasari dengan jumlah peserta 53 jamaah.

“ Untuk wilayah Kecamatan Cilongok yang diadakan di gedung IPHI Cilongok dengan peserta 40 jamaan  dilakukan secara mandiri , begitupula dengan Purwokerto Barat karena jumlah jamaahnya sudah banyak.” (yud)

Bagikan :
Translate »